Ahmadiyah di Inggris

Jemaat Ahmadiyah melakukan dakwah Islam kepada segenap bangsa Eropa di berbagai negara di Benua Eropa. Dimulai pada tahun 1913, jauh sebelum masa perang dunia kedua, Jemaat Ahmadiyah telah mengirimkan muballighnya yang pertama ke Eropa, yaitu Choudry Fatah Muhammad Sayyal. Choudry Fatah Muhammad Sayyal, mendarat di kota London, dan memperkenalkan agama Islam kepada Bangsa Eropa melalui masyarakat kota London. Da’wah Choudry Fatah Muhammad Sayyal di kota London, berhasil membuka jalan bagi berdirinya missi Agama Islam di daratan Eropa untuk kemudian tersebarnya dakwah kenabian Nabi Muhammad Saw kepada bangsa-bangsa Eropa lainnya. 

A. Pembangunan Masjid Pertama di Eropa
   Berkat keberhasilan Da’wah Choudry Fatah Muhammad Sayyal, pada tanggal 19 Oktober 1924, Imam Jemaat Ahmadiyah ketika itu, yaitu Hadhrat Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad, meletakkan batu pondasi pertama pembangunan Masjid Alfadhal, di daerah Southfield, London. Dan kemudian pada tanggal 3 Oktober 1926, masjid Al-Fadhal ini dibuka dan diresmikan. Masjid Al-Fadhal ini bukan hanya merupakan masjid Islam pertama di negara Inggris, tetapi juga merupakan masjid Islam pertama yang pernah dibangun di daratan Eropa, sejak masa runtuhnya kejayaan Islam di Spanyol. Dari sekian banyak negara di Eropa, dakwah Islam yang dilakukan oleh Jemaat Ahmadiyah di negara Inggris dan Jerman adalah yang paling pesat perkembangannya.

B. Progress Perkembangan Islam di Inggris
   Di negara Inggris, setiap tahun progres dakwahnya memperoleh kemajuan demi kemajuan. Jemaat Ahmadiyah berhasil mendirikan masjid-masjid dengan berbagai bentuk dan ukuran di berbagai sudut kota di wilayah Inggris Raya. Sebagian masjid yang telah selesai dibangun, segera diresmikan dengan mengundang para pejabat dan anggota masyarakat setempat, agar mereka dapat mengenal dan mengetahui agama Islam secara lebih dekat. Dan setelah diresmikan masjid pun segera digunakan baik untuk kegiatan beribadah maupun untuk kegiatan berdakwah. Sebagian masjid lainnya ada yang masih dalam proses pembangunan, dan sebagian lainnya lagi masih dalam perencanaan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar